Sabtu, 10 Desember 2011

Lima Faktor Kunci Penentu di Laga El Clascio

Real Madrid dan Barcelona akan kembali bertemu dalam seri partai klasik El Clasico. Dua tim elit La Liga dengan pemain-pemain terbaik dunia akan saling mengalahkan demi titel penguasa Spanyol.

Dalam 7 laga El Clasico sebelumnya (termasuk ketika berakhir dengan skor 5-0 bulan November silam) kita disuguhkan dengan banyak hal menarik. Mulai dari tensi panas di lapangan, tuduhan konspirasi, aksi congkel mata dan yang pasti tebaran kartu merah disertai dengan keputusan kontroversial wasit.

Laga di akhir pekan tentu berlangsung dengan atmosfer yang tidak jauh berbeda. Tetapi siapa yang akan tampil sebagai pemenang kali ini? Siapa yang akan tampil cemerlang serta siapa yang akan menghiasi headline surat kabar nanti?

Berikut 5 faktor kunci yang bisa jadi penentu di laga El Clasico akhir pekan nanti.

PEPE vs MESSI
 

Rivalitas baru yang lahir di laga El Clasico. Penampilan tanpa kompromi yang ditunjukkan Pepe di lapangan tengah mampu meredam agresivitas Messi di lini depan Barca.

Dalam final Copa del Rey terakhir kali, Pepe menjadi aktor penting kemenangan Madrid kala membuat pendukung Barca terdiam. Madrid berhasil keluar sebagai pemenang di Clasico untuk pertama kalinya sejak tahun 2009 berkat peran baru Pepe sebagai gelandang bertahan. Jika pemain asal Portugal ini bisa mengulangi penampilannya itu, bukan tidak mungkin bagi Los Blancos bisa meraih kemenangan pertama di Santiago Bernabeu kala menghadapi Barca sejak tahun 2009. Lionel Messi adalah kuncinya, membiarkannya lari tanpa terkawal, berarti game over bagi Madrid.

TIGA BEK SEJAJAR MILIK GUARDIOLA


Setelah menang telak 5-0 dari Levante, Josep Guardiola mengaku akan memiliki resiko besar jika memainkan tiga bek sejajar kala melawat ke Santiago Bernabeu.

Melawan Madrid Pep berencana kembali menggunakan formasi 4 bek, tetapi Barca kini sedang kehabisan stok pemain belakang, terutama setelah Carles Puyol mendapat cedera ringan. Maka, formasi 3 bek tentu akan menjadi pilihan logis. Dan jika benar, Madrid bisa mengambil keuntungan dengan serangan balik cepat yang biasanya sulit diantisipasi dengan 3 bek sejajar Barca.

TAKTIK THE SPECIAL ONE


Dalam 7 laga El Clasico, Jose Mourinho tentu sudah menerapkan banyak taktik untuk bisa menghentikan laju Barca. Mou tentu sudah paham benar akan kekurangan taktiknya itu. Sekarang semuanya terserah kepada pelatih asal Portugal itu untuk menemukan formula yang pas.

Apakah akan bermain menekan atau menunggu di area sendiri? Apa menyerang langsung atau hanya mengandalkan serangan balik? Gaya permainan Barca tidak berubah, kekuatan utama mereka ada di lini tengah. Kuncinya terletak pada bagaimana Madrid bisa membuat pemain Barca tidak lagi berkuasa di lapangan. Sepeti yang pernah dikatakan oleh Arsene Wenger, "Hal penting yang menjadi kunci permainan melawan Barca adalah apakah Anda akan menyerang frontal atau bertahan dengan bermain lebih dalam."

PERFOMA DAVID VILLA


David Villa cenderung tampil baik kala melawan Madrid, bahkan ketika dirinya masih berseragam Valencia. Bersama dengan Messi dan Pedro, trio lini depan ini menjadi kekuatan yang menakutkan kala menghadapi Los Blancos.

Namun sayangnya, El Gueje saat ini sedang dalam krisis kepercayaan setelah tak lagi otomatis menjadi starter di beberapa pertandingan yang dilakoni Barca. Mantan Direktur Madrid, Jorge Valdano bahkan mengatakan jika Alexis Sanchez yang akan menjadi starter menggantikan Villa. Namun pengalaman menjadi keunggulan Villa, dan hal itu seharusnya bisa menjadi motivasi tersendiri untuknya agar tampil apik di laga nanti.

GOL CRISTIANO RONALDO
 

Hingga awal tahun ini, Cristiano Ronaldo gagal untuk mencetak satu gol pun ke gawang Barcelona. Tetapi perlahan CR7 tampil apik hingga akhirnya mencetak gol kemenangan di final Copa del Rey tahun lalu.

Madrid tentu butuh gol dari Ronaldo di laga El Clasico akhir pekan nanti. Karena Madrid belum pernah kalah ketika bintang asal Portugal ini mencetak gol. Tapi perfoma pemain berusia 26 tahun ini sering jeblok kala bermain di laga besar. Jika saja Ronaldo mampu mempertahankan performa apiknya seperti saat menghadapi barca di final Copa del Rey, maka peluang Madrid untuk bisa meraih kemenangan pertama di El Clasico sejak musim 2008-09 akan terbuka lebar.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting